Jasa Pengurusan Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal – Memasarkan produk PKRT tidak cukup hanya dengan memiliki produk yang bagus dan kemasan yang menarik. Ketika produk akan masuk ke pasar secara luas, pelaku usaha perlu memperhatikan aspek regulasi yang berkaitan dengan izin edar PKRT serta aspek kehalalan apabila produk tersebut termasuk kategori yang memiliki kewajiban sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.
Dua hal tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Izin edar PKRT berkaitan dengan persyaratan dan perizinan produk untuk dapat diedarkan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, sedangkan sertifikasi halal berkaitan dengan status kehalalan produk berdasarkan ketentuan penyelenggaraan jaminan produk halal.
Karena prosesnya berbeda, pelaku usaha sering kali membutuhkan pendampingan agar persiapan dokumen tidak dilakukan secara terpisah-pisah tanpa perencanaan.
Melalui Jasa Pengurusan Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal, PERMATAMAS membantu pelaku usaha menyusun kebutuhan produk secara lebih terarah, mulai dari pemeriksaan awal, persiapan dokumen, pendampingan proses izin edar PKRT, hingga konsultasi kebutuhan sertifikasi halal.
Mengapa Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal Perlu Dipahami Bersama?
Izin edar dan sertifikasi halal bukan dokumen yang sama dan tidak dapat saling menggantikan. Namun, keduanya dapat menjadi bagian dari persiapan produk ketika bisnis ingin membangun pemasaran yang lebih luas.
Beberapa alasannya yaitu:
- Keduanya memiliki tujuan berbeda
Izin edar PKRT berkaitan dengan peredaran produk sesuai regulasi kesehatan, sedangkan sertifikasi halal berkaitan dengan jaminan kehalalan produk. - Persiapan dokumen dapat dilakukan sejak awal
Data produk, bahan, produsen, serta informasi proses produksi dapat dipetakan sejak awal agar tidak terjadi pekerjaan berulang. - Mendukung kesiapan bisnis
Produk yang memiliki kebutuhan regulasi yang sudah dipersiapkan dengan baik akan lebih mudah dikembangkan ke berbagai saluran pemasaran. - Meningkatkan kepercayaan pasar
Dokumen yang sesuai dapat membantu memberikan informasi yang lebih meyakinkan kepada konsumen dan mitra bisnis. - Mengurangi kesalahan administrasi
Pendampingan membantu pemilik usaha memahami dokumen mana yang digunakan untuk kebutuhan izin edar dan mana yang diperlukan untuk proses halal.
Apa Itu Izin Edar PKRT?
PKRT merupakan singkatan dari Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga. Produk yang termasuk dalam kategori tersebut memiliki ketentuan tersendiri dalam proses registrasi dan perizinannya.
Kementerian Kesehatan menyediakan sistem Registrasi Alat Kesehatan dan PKRT Online yang memfasilitasi proses perizinan untuk menerbitkan izin edar produk Alat Kesehatan dan PKRT. (Regalkes)
Pelaku usaha yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sistem registrasi dapat mengakses Registrasi Alat Kesehatan dan PKRT Online Kemenkes.
Dalam proses awal, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Identitas perusahaan
Data perusahaan yang digunakan dalam pengajuan harus dipersiapkan secara benar. - Identitas produk
Nama, jenis, fungsi, bentuk, dan informasi produk harus disusun secara konsisten. - Data produsen
Informasi mengenai pihak yang memproduksi produk perlu disiapkan sesuai kondisi sebenarnya. - Informasi kemasan
Data pada kemasan perlu diperhatikan agar sesuai dengan dokumen produk. - Dokumen pendukung
Kelengkapan dokumen perlu disesuaikan dengan karakteristik produk dan persyaratan yang berlaku.

Mengapa Jangan Langsung Mengajukan Sebelum Produk Dicek?
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha adalah langsung memulai proses pengajuan tanpa melakukan evaluasi terhadap produk dan dokumen.
Padahal, pemeriksaan awal dapat membantu menemukan masalah sebelum masuk ke tahapan yang lebih jauh.
Lima hal yang sebaiknya diperiksa adalah:
- Kesesuaian kategori produk
Pastikan produk memang perlu dikonsultasikan dalam skema PKRT. - Kesesuaian fungsi dan klaim
Klaim yang digunakan dalam pemasaran perlu diperhatikan agar tidak bertentangan dengan karakteristik produk. - Kelengkapan informasi produsen
Data pihak yang memproduksi dan pihak yang bertanggung jawab atas produk harus jelas. - Kesesuaian informasi kemasan
Jangan sampai informasi pada kemasan berbeda dengan data yang digunakan dalam dokumen. - Kesiapan administrasi perusahaan
Legalitas dan data perusahaan sebaiknya dipersiapkan sebelum masuk proses registrasi.
Dengan pendekatan tersebut, pengurusan tidak hanya mengejar dokumen izin edar, tetapi juga memastikan produk sudah dipersiapkan dari sisi administrasi.

Bagaimana Sertifikasi Halal Berhubungan dengan Produk PKRT?
Sertifikasi halal perlu dilihat berdasarkan jenis produk, bahan, proses produksi, serta ketentuan kewajiban halal yang berlaku. Tidak semua produk PKRT dapat langsung dianggap wajib halal hanya karena termasuk produk rumah tangga.
Untuk produk yang memang memiliki kewajiban sertifikasi halal atau bagi pelaku usaha yang ingin mempersiapkan aspek halal sebagai bagian dari strategi produknya, pemeriksaan bahan dan proses menjadi penting.
Beberapa bagian yang perlu diperhatikan:
- Bahan baku
Identifikasi seluruh bahan yang digunakan dalam produk. - Bahan tambahan
Bahan tambahan, pewangi, pewarna, atau komponen lain perlu dipetakan sesuai kebutuhan. - Sumber bahan
Informasi mengenai pemasok dan asal bahan dapat diperlukan dalam proses pemeriksaan. - Proses produksi
Alur produksi perlu dapat dijelaskan dan didokumentasikan. - Dokumen pendukung halal
Dokumen terkait bahan dan proses dipersiapkan sesuai kebutuhan sertifikasi.
Pelaku usaha yang ingin mendapatkan pendampingan lebih lanjut dapat memanfaatkan layanan sertifikasi halal untuk mengevaluasi kebutuhan produknya.
Izin Edar PKRT dan Halal Bukan Pengganti Satu Sama Lain
Masih ada pelaku usaha yang menganggap ketika produk sudah memiliki salah satu dokumen, maka dokumen lainnya tidak diperlukan. Pemahaman seperti ini perlu diluruskan.
Izin edar dan sertifikasi halal mempunyai ruang lingkup berbeda.
Perbedaannya dapat dipahami melalui lima poin berikut:
- Izin edar PKRT berkaitan dengan izin peredaran produk PKRT berdasarkan ketentuan Kementerian Kesehatan.
- Sertifikasi halal berkaitan dengan jaminan status halal produk sesuai ketentuan yang berlaku.
- Izin edar tidak otomatis menjadi sertifikat halal karena keduanya diproses berdasarkan sistem dan persyaratan yang berbeda.
- Sertifikasi halal tidak otomatis menggantikan izin edar PKRT apabila produk memang termasuk kategori yang membutuhkan izin edar.
- Kebutuhan setiap produk dapat berbeda sehingga sebaiknya dilakukan evaluasi sebelum menentukan dokumen yang harus diurus.
Dengan memahami perbedaan tersebut, pengusaha dapat menghindari kesalahan ketika menyusun strategi kepatuhan produknya.
Persiapkan Badan Usaha Sebelum Produk Masuk Tahap Registrasi
Pengurusan produk sebaiknya tidak dilepaskan dari kesiapan badan usaha. Perusahaan yang belum memiliki struktur usaha yang sesuai perlu mempertimbangkan kebutuhan tersebut sejak awal.
Bagi pelaku usaha yang sedang membangun perusahaan, jasa pendirian PT dan perusahaan dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menyiapkan fondasi badan usaha.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Nama dan identitas perusahaan harus dipastikan konsisten.
- Kegiatan usaha perlu disesuaikan dengan aktivitas bisnis yang dijalankan.
- Data penanggung jawab perlu dipersiapkan dengan benar.
- Dokumen perusahaan harus tersimpan dan mudah digunakan ketika diperlukan.
- Data perusahaan dan produk sebaiknya konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan dalam proses administrasi.
Jangan Lupakan Perlindungan Nama Produk
Selain izin edar dan sertifikasi halal, nama produk juga merupakan bagian penting dari strategi bisnis.
Produk yang sudah memiliki pasar sebaiknya tidak hanya dipikirkan dari sisi produksi, tetapi juga dari sisi identitas. Jika pengusaha sudah memiliki nama atau brand yang ingin dikembangkan, pemeriksaan dan pendaftaran merek dapat dipertimbangkan.
Anda dapat mempelajari layanan pendaftaran merek HAKI sebagai bagian dari strategi perlindungan identitas bisnis.
Lima alasan untuk mempersiapkannya sejak awal:
- Nama brand menjadi lebih terarah.
- Strategi pemasaran dapat dibangun menggunakan identitas yang konsisten.
- Merek dapat menjadi bagian dari aset bisnis.
- Pengembangan varian produk lebih mudah diarahkan.
- Pelaku usaha memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengembangkan identitas komersialnya.
Alur Jasa Pengurusan Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal
PERMATAMAS membantu pelaku usaha memahami kebutuhan produk terlebih dahulu sebelum menentukan tahapan pendampingan.
Alur yang dapat dilakukan antara lain:
- Konsultasi produk
Pelaku usaha menyampaikan informasi mengenai jenis dan kondisi produk. - Pemetaan kebutuhan dokumen
Tim membantu mengidentifikasi dokumen yang diperlukan untuk kebutuhan izin edar maupun aspek halal. - Pemeriksaan dokumen
Dokumen yang sudah tersedia diperiksa untuk melihat kelengkapan dan konsistensinya. - Pendampingan proses
Pelaku usaha mendapatkan bantuan dalam menjalankan tahapan pengurusan sesuai kebutuhan. - Monitoring dan tindak lanjut
Perkembangan proses dipantau dan apabila terdapat kebutuhan perbaikan, dapat segera dikomunikasikan.
Untuk kebutuhan pengurusan PKRT secara lebih khusus, pelaku usaha juga dapat melihat Jasa Izin PKRT Kemenkes sebagai layanan pendampingan pengurusan produk PKRT.
Siapa yang Membutuhkan Pendampingan Ini?
Layanan ini dapat dipertimbangkan oleh pelaku usaha yang ingin menyiapkan produk dari sisi perizinan sekaligus mengevaluasi kebutuhan sertifikasi halal.
Contohnya:
- Produsen PKRT yang akan memperluas pemasaran.
- Pemilik brand yang menggunakan sistem produksi maklon.
- UMKM yang sedang mengembangkan produk rumah tangga.
- Perusahaan atau distributor yang membutuhkan pendampingan administrasi produk.
- Pelaku usaha yang ingin menyiapkan produk secara lebih lengkap sebelum masuk ke pasar yang lebih luas.
Mengapa Menggunakan Pendamping Profesional?
Mengurus izin sendiri memang dapat dilakukan dengan mempelajari sistem dan persyaratan yang tersedia. Namun, bagi pengusaha yang belum terbiasa dengan administrasi regulasi, proses tersebut dapat membutuhkan waktu dan perhatian cukup besar.
Pendamping profesional dapat membantu dari sisi persiapan dan administrasi, tanpa menggantikan kewenangan instansi pemerintah dalam melakukan penilaian atau menerbitkan izin.
Manfaat pendampingan antara lain:
- Menghemat waktu untuk proses persiapan dokumen.
- Membantu mengidentifikasi kekurangan sejak awal.
- Memberikan arahan berdasarkan kondisi produk.
- Mengurangi risiko kesalahan administratif.
- Membantu pengusaha lebih fokus pada produksi dan pemasaran.
PERMATAMAS Bantu Siapkan Produk dari Sisi Regulasi
PERMATAMAS berpengalaman sejak 2011 dalam membantu kebutuhan pengurusan perizinan usaha dan produk. Berdasarkan pengalaman layanan perusahaan, lebih dari 2.000 pengurusan izin PKRT telah dibantu hingga terbit.
Pendampingan dilakukan dengan melihat kondisi setiap produk, bukan sekadar memberikan daftar dokumen yang sama untuk semua usaha.
Bagi pengusaha yang membutuhkan Jasa Pengurusan Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal, langkah pertama yang paling tepat adalah melakukan konsultasi dan pemeriksaan produk.
Dengan begitu, Anda dapat mengetahui:
- Apakah produk termasuk kategori PKRT yang perlu diproses izinnya.
- Dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan.
- Apakah produk memiliki kebutuhan sertifikasi halal berdasarkan ketentuan yang berlaku.
- Apa saja yang perlu diperbaiki sebelum proses dimulai.
- Bagaimana tahapan pengurusan yang sesuai dengan kondisi usaha Anda.
Siapkan Produk Sebelum Masuk Pasar Lebih Luas
Produk yang siap dipasarkan bukan hanya produk yang sudah selesai diproduksi. Kesiapan juga mencakup dokumen, informasi produk, badan usaha, identitas merek, serta pemenuhan persyaratan yang memang berlaku untuk produk tersebut.
Kementerian Kesehatan sendiri menyediakan platform resmi untuk registrasi Alkes dan PKRT, sementara platform e-Info Alkes dan PKRT juga menyediakan informasi mengenai produk yang telah terdaftar serta data izin edar. (Regalkes)
Karena itu, jangan menunggu produk sudah beredar luas baru memikirkan kelengkapan regulasinya.
Jika Anda sedang menyiapkan produk PKRT dan ingin mengetahui kebutuhan izin edar sekaligus mengevaluasi aspek sertifikasi halal, konsultasikan produk Anda kepada PERMATAMAS. Tim dapat membantu memetakan dokumen dan tahapan yang perlu dipersiapkan agar proses bisnis Anda lebih terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ – Jasa Pengurusan Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal
1. Apa itu Jasa Pengurusan Izin Edar PKRT dan Sertifikasi Halal?
Layanan ini merupakan pendampingan bagi pelaku usaha yang membutuhkan bantuan dalam mempersiapkan pengurusan izin edar PKRT sekaligus mengevaluasi kebutuhan sertifikasi halal untuk produknya sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Apakah izin edar PKRT sama dengan sertifikasi halal?
Tidak. Izin edar PKRT dan sertifikasi halal merupakan dua hal yang berbeda. Izin edar berkaitan dengan ketentuan peredaran produk PKRT, sedangkan sertifikasi halal berkaitan dengan status kehalalan produk.
3. Apakah semua produk PKRT wajib memiliki sertifikat halal?
Tidak dapat disamaratakan. Kewajiban sertifikasi halal bergantung pada kategori produk dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, produk sebaiknya diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui kewajibannya.
4. Produk apa saja yang dapat dikonsultasikan untuk pengurusan izin edar PKRT?
Produk perlu dievaluasi berdasarkan fungsi, tujuan penggunaan, bentuk, komposisi, dan karakteristiknya. Setelah dilakukan pemeriksaan, dapat ditentukan apakah produk termasuk kategori yang perlu diproses sebagai PKRT.
5. Apa saja yang perlu disiapkan sebelum mengurus izin edar PKRT?
Persiapan dapat mencakup data perusahaan, informasi produsen, identitas produk, informasi kemasan, dokumen pendukung, serta data lain yang dibutuhkan berdasarkan karakteristik produk.
6. Mengapa aspek halal sebaiknya diperiksa sejak awal?
Pemeriksaan sejak awal membantu pelaku usaha mengetahui bahan dan proses produksi yang perlu diperhatikan apabila produk termasuk kategori yang memiliki kewajiban sertifikasi halal. Hal ini juga dapat mengurangi pekerjaan berulang ketika dokumen sedang dipersiapkan.
7. Apakah UMKM bisa menggunakan jasa pengurusan izin edar PKRT dan sertifikasi halal?
Bisa. UMKM dapat menggunakan pendampingan untuk membantu memahami kebutuhan dokumen, mempersiapkan administrasi, serta menjalankan tahapan pengurusan sesuai kondisi produknya.
8. Apakah produk impor bisa dibantu pengurusannya?
Bisa dikonsultasikan. Produk impor dapat memiliki kebutuhan administrasi yang berbeda dengan produk dalam negeri, sehingga pemeriksaan kondisi produk dan dokumen perlu dilakukan sebelum menentukan tahapan pengurusan.
9. Apa keuntungan menggunakan jasa pendampingan PERMATAMAS?
Pelaku usaha dapat memperoleh bantuan dalam pemetaan kebutuhan, pemeriksaan dokumen, persiapan administrasi, pendampingan proses, serta monitoring sehingga proses pengurusan dapat dilakukan secara lebih terarah.
10. Bagaimana cara memulai pengurusan izin edar PKRT dan sertifikasi halal?
Langkah pertama adalah melakukan konsultasi mengenai produk yang akan dipasarkan. Sampaikan informasi produk, produsen, kondisi perusahaan, serta dokumen yang sudah tersedia. Dari informasi tersebut, kebutuhan pengurusan dapat dievaluasi sebelum proses dimulai.
